Pelatihan PONEK SKP KEMENKES
Pelatihan PONEK SKP KEMENKES
Pelatihan PONEK – Pelatihan PONEK KEMENKES – PONEK – Jadwal Pelatihan PONEK – Pelatihan Ponek 2026
Pelatihan PONEK SKP KEMENKES _ Secara global, setiap tahun diperkirakan terjadi sekitar 140 juta kelahiran. Tenaga kesehatan terlatih menangani semakin banyak kelahiran, dengan proporsi yang meningkat dari 58% pada tahun 1990 menjadi 81% pada tahun 2019.
Walaupun angka kematian akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan terus menurun, sayangnya rata-rata penurunannya masih kurang dari 3% per tahun. Akibatnya, laju penurunan ini masih dianggap lambat dan belum cukup untuk mencapai target penurunan secara signifikan. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator utama untuk menilai kualitas dan kemampuan sistem pelayanan kesehatan di suatu negara. Angka Kematian Ibu (AKI) yang masih tinggi dan penurunan yang berlangsung lambat menunjukkan bahwa pemerintah dan penyedia layanan kesehatan perlu terus meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), baik dari segi cakupan maupun kualitasnya.
Selain faktor medis, terdapat sejumlah faktor tidak langsung yang turut berkontribusi terhadap kematian ibu dan bayi baru lahir. Faktor-faktor ini mencakup kondisi sosial masyarakat, antara lain tingkat pendidikan, status sosial ekonomi, budaya, serta tantangan geografis yang membatasi akses terhadap layanan kesehatan.
Lebih lanjut, kurangnya kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi penyebab utama terjadinya kondisi ‘tiga terlambat’—yaitu terlambat mengambil keputusan, terlambat mencapai fasilitas pelayanan, dan terlambat mendapatkan penanganan yang memadai. Di samping itu, terdapat pula faktor risiko yang dikenal sebagai ‘empat terlalu’, yakni melahirkan pada usia terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu dekat jarak kelahiran (Kementerian Kesehatan RI, 2019).
Karena kematian ibu dan bayi sangat bergantung pada mutu pelayanan selama kehamilan dan persalinan, maka pemerintah dan fasilitas kesehatan harus membangun dan menerapkan sistem pelayanan terintegrasi untuk proses kelahiran dan perawatan neonatal di tingkat nasional maupun regional. Keberhasilan pelayanan PONEK sangat bergantung pada ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten, fasilitas dan prasarana yang memadai, serta manajemen pelayanan yang kuat. Dengan demikian, untuk menjamin kompetensinya, tenaga kesehatan perlu mengikuti pelatihan secara berkala. Melalui pelatihan ini, mereka dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan etika profesional dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Tujuan Pelatihan PONEK SKP KEMENKES
Peserta mampu berkontribusi dalam Upaya peningkatan kualitas pelayanan obstetri dan neonatal emergensi komprehensif (PONEK) di fasilitas kesehatan dan wilayah kerjanya masing-masing.
Materi Pelatihan PONEK SKP KEMENKES
M4teri dasar (MPD)
- Continuing Profesional Development (CPD)
Mater1 Inti (MPI)
- Point of Care Quality improvement (POCQI)
- Persiapan dan pengorganisasian pengelolaan emergensi maternal neonatal komprehensif di fasilitas Kesehatan
- Pengelolaan persalinan dengan menggunakan partograph
- Kegawatdaruratan Obstetrik
- Analgesia dan Anastesia Obstetrik
- Elektronik Fetal Monitoring (EFM) dan Gawat Janin
- Persalinan Sungsang
- Persalinan Prematur
- Resusitasi Neonatus
- Bayi Berat Lahir Rendah dengan Penyulit
- Pencegahan dan Pengendalian Infeksi pada Neonatus
- Pemberian Cairan dan Elektrolit Pada Neonatus
- Sepsis Neonatorum
- Gawat Napas pada Neonatus
- Kelainan Jantung Yang Sering Ditemui Pada Neonatus
- Ensefalopati Iskemik Hipoksik (HIE)
- Trauma (Cedera) Lahir
- Kelainan Bawaan Pada Bayi Baru Lahir
Mat3ri Penunjang (MPP)
- Membangun komitmen belajar
- Tindak Lanjut (TL) 3. Anti Korupsi
Kriteri Peserta PONEK SKP KEMENKES
Dokter Spesialis Kebidanan, Dokter Spesialis Anak, Dokter Umum, Bidan dan Perawat
Metode Pelatihan
- Presentasi, Tanya Jawab, Studi kasus, Simulasi
- Praktek Lapangan dan kaji terap PONEK di Rumah Sakit
Narasumber
TIM Logic Training Indonesia, Para pakar, Praktisi dan Konsultan PONEK di Rumah Sakit.
Biaya dan Fasilitas
Biaya Rp. 6.000.000,/Peserta
Fasilitas
– Makan 3 x sehari dan Coffe Break selama kegiatan
– Training kit (Tas, Materi, Alat tulis)
– Dokumentasi & E-Sertifikat Kemenkes (25 SKP)
Tempat Pelaksanaan
Tempat Hotel & Convention MM UGM : Jl. Colombo No 1, Yogyakarta & RS JIH Yogyakarta
Pembayaran
Biaya Pelatihan dapat dibayar via transfer Bank Negara Indonesia (BNI) KCP Yogyakarta,
No. Rekening : 1582064247
Atas nama PT. LOGIC TRAINING INDONESIA
Atau dapat dibayar saat Cek In pada hari pelaksanaan (On Site)
Informasi dan Pendaftaran
Layanan Informasi dan Pendaftaran Training melalui
CP/WA : 088227303187 – 082241514361
Website : pusattrainingindo.com
Konfirmasi Pendaftaran minimal satu minggu sebelum pelaksanaan kegiatan
Jadwal Pelatihan
|
April |
Mei |
Juni |
|
21-25 |
5-9 |
23-27 |
|
Juli |
Agustus |
September |
|
20-24 |
10-14 |
15-19 |
|
Oktober |
November |
Desember |
|
20-24 |
17-21 |
14-18 |
Catatan
Menerima permintaan jadwal khusus dan in-house training di seluruh Indonesia _Pelatihan Ponek_


